Mengolah Air Keruh Menjadi Jernih

Mengolah Air keruh menjadi bersih

Apa itu Water Treatment Plant?

Mengolah Air Keruh Menjadi Jernih – Water Treatment Plant (WTP) atau Instalasi Pengolahan Air (IPA) adalah sistem atau sarana yang berfungsi untuk mengolah air dari kualitas air baku (Influent) terkontaminasi untuk mendapatkan perawatan kualitas air yang diinginkan sesuai dengan standar mutu siap untuk dikonsumsi. Water Treatment Plant (WTP) merupakan sarana penting yang bisa mengolah air keruh menjadi air bersih yang sesuai standar untuk dikonsumsi.

Lalu, kenapa harus WTP? 

Sistem yang ada pada WTP akan membuat air yang keruh menjadi layak untuk dikonsumsi dan digunakan untuk kebutuhan sehari-hari yang mengharuskan kita menggunakan air bersih. Gedung-gedung di perkotaan tentunya membutuhkan air untuk memenuhi kebutuhan gedungnya. Nah disini, WTP hadir sebagai alternatif untuk gedung-gedung yang membutuhkan air bersih dengan jumlah air yang banyak dan harga yang murah.

Untuk memenuhi kebutuhan air pada gedung-gedung dan masyarakat Indonesia, PT. Adika Tirta Daya  menyediakan sebuah layanan salah satunya Water Treatment Plant, dimana pelayanan yang diberikan didukung oleh teknologi pengelolaan dan penanganan limbah yang akan menjadi sumber air sesuai standar dan aturan yang berlaku, serta sudah dijamin kualitas airnya sesuai dengan ketentuan pelanggannya.

Bagaimana proses dari Water Treatment Plant?

Proses Water Treatmeant Plant di Adika Tirta Daya sudah memenuhi standar dari PerMenKes 32.

  1. Dari User air yang sudah terpakai akan diolah lagi memalui system Water Treatmeant Plant ini, lalu masuk ke penampungan sebelum di olah.
  2. Lalu masuk ke proses Ozone yaitu Air itu akan di disinfeksi, detoksifikasi, lalu di deodorisasi
  3. Setelah itu masuk Reverse osmosis atau RO adalah penyaringan yang menyaring berbagai molekul besar dan ion-ion dari suatu larutan dengan cara memberi tekanan pada larutan ketika larutan itu berada di salah satu sisi membran seleksi (lapisan penyaring). Proses tersebut menjadikan zat terlarut terendap di lapisan yang dialiri te  kanan sehingga zat pelarut murni bisa mengalir ke lapisan berikutnya
  4. UF filter atau Ultrafiltrasi merupakan sebuah suatu metode penyaringan Dimana, membrane ini memisahkan antara partikel kecil dan sebagian zat terlarut dengan air dan digunakan untuk menggantikan proses penyaringan konvensional seperti Clarifier.
  5. Lalu masuk ke tahap Carbon filter yaituuntuk menjernihkan air dan menghilangkan bau. Air yang sudah di jernihkan masuk ke Sand filter, untuk mengatasi kekeruhan.
  6. Masuk lagi ke ozone. Dan di cek apakah sudah masuk ke standar mutu limbah cair.
  7. Lalu lanjut ke sedimentation.Pemisahan antara air jernih dengan endapan berupa pasir dan partikel-partikel lainnya.
  8. Masuk ke clarifier, air yang sudah di sedimentasi lalu  dijernihkan kembali. Lalu air yang jernih akan di alirkan ke proses selanjutkan yaitu aeration. Sedangkan lumpur Sisa ampas nya akan masuk ke sludge dan akan dibuang dengan mobil tinja.
  9. Selanjutnya proses aeration, terjadi penguraian zat-zat organic. Pada aeration tank ini dilengkapi dengan alat-alat berfungsi melakukan aerasi. Air limbah tersebut di hembuskan oleh udara dengan memanfaatkan air blower,sehingga menyebabkan mikroorganisme “aerob yang terdapat pada air limbah dan akan menguraikan zat organic. Energy yang didapat dari penguraian tadi kemudian di gunakan oleh mikroorganisme untuk proses pertumbuhannya. Yang kemudian menguraikan senyawa polutan yang ada pada air limbah.
  10. Custom bacteria disini mereduksi konsentrasi bakteri secara umum dan menghilangkan bakteri pathogen (bakteri penyebeb penyakit).
  11. Masuk ke Equalization, digunakan untuk menyama-ratakan(homogenisasi) aliran air serta kualitas air limbah. Di equalization ini juga memakai blower.
  12. Lalu masuk ke primary, tempat penampungan air yang sudah di proses tadi.
  13. Masuk proses bar screen, berfungsi untuk menyaring benda-benda yang ikut tergenang dalam air. Kemudian air akan di pompa ke bangunan atau konstruksi berikutnya, yaitu Water Treatment Plant (WTP).

Tahapan – tahapan tersebut bergantung pada kualitas air yang akan diolah  dan kualitas hasil yang hendak dicapai  namun demikian tahapan tersebut merupakan prinsip dan cara kerja sistem pengolahan air (WTP).

Minum Air Hujan? emang bisa ya? Lihat penjelasannya disini yuk Minum Air Hujan, bisakah?

Leave a Reply