3 Cara Agar Proposal WTP Disetujui Procurement

  • Post Author:
  • Post Category:Blog
  • Post Comments:0 Comments

Pengolahan air limbah di beberapa industri menjadi kebutuhan utama. Selain sebagai salah satu layanan bagi customer, juga untuk menerapkan katentuan pemerintah yang berlaku. Akan tetapi perihal biaya dan penerapan kesesuaian sistem pengolahannya kerap menjadi persoalan dan membutuhkan banyak pertimbangan.

Untuk itu agar tim Anda mendapatkan informasi yang tepat dan dapat mengambil keputusan yang cepat, berikut beberapa tips agar proposal Anda dapat mudah disetujui oleh tim Procurement:

1. Berikan harga terbaik, dengan investasi dan hasil yang terbaik  untuk jangka panjang

Jangan khawatir. Telah ada vendor tau perusahaan jasa pengolahan air limbah yang memiliki model bisnis yang menerapkan investasi. Investasi adalah salah satu kegiatan yang berkaitan dengan finansial dan perekonomian yang dilakukan untuk mendapatkan keuntungan dari kegiatan finansial yang dilakukan di masa yang akan datang. Saat ini sudah banyak pola investasi yang sudah di tawarkan tinggal mengikuti kebutuhan dan kesesuaian budget.

Jadi, Anda dapat dibantu menyediakan kebutuhan peralatan oleh vendor dan Anda akan memperoleh pelayanan pengolahan air limbah sesuai yang Anda butuhkan. Namun dalam investasi ada keunggulan dan risiko tersendiri, maka saat memilih metode investasi, Anda harus benar-benar berhati-hati, baik dari segi harga dan hasil yang baik untuk jangka panjang yang dapat menguntungkan.

2. Berikan harga murah dengan pelayanan yang maksimal dan jaminan

Pay for Performance dapat menjadi pilihan utama bagi Anda. Dengan sistem ini, Anda akan mengeluarkan biaya jika vendor dapat mencapai hasil sesuai dengan yang telah disepakati dalam kontrak kerja sama. Ya, pay for performance merupakan pembayaran berdasarkan kinerja atau pembayaran untuk hasil kinerja.

Banyak pengusaha properti atau pemilik gedung komersil menggunakan sistem berbasis standar ini untuk mengevaluasi  kinerja vendor. Metode ini telah digunakan untuk menjamin hasil dan pelayanan dalam menyelesaikan suatu pekerjaan lebih tepat dan cepat, untuk memberikan layanan terbaik bagi customer dan di sisi vendor pun  dapat terpacu untuk mempertahankan pekerjaan itu, dengan harapan bisa menjadi vendor dalam kontrak kerja jangka panjang.

3. Berikan paket lengkap, one stop solution

One Stop Solution adalah istilah  bahwa sebuah vendor yang kita gunakan dapat menawarkan solusi bagi permasalahan  konsumen atau memberikan solusi dengan cara  yang maksimal dalam mencapai penyelesaiaan suatu permasalahan hingga benar-benar tuntas. Contohnya seperti perusahaan yang bergerak di penyedia jasa pengolahan air limbah yang menawarkan pembuatan dan pemeliharaan sistem sewage treatment plant (STP) serta water treatment plant (WTP) dengan tujuan membantu mewujudkan program Green Building dan Saving.

Jadi, perusahaan tersebut tidak hanya menjual produk atau pembuatan dan pemeliharaannya, tetapi mereka juga memberikan jasa pemeliharaan berupa pemaksimalan dalam pemenuhan hasil yang di standarkan dalam mewujudkan program Green Building dan Saving. Dengan demikian  konsumen tidak perlu lagi mencari vendor lain dalam pemeliharaan untuk mencapai terwujudnya program Green Building dan Saving  Gedung tersebut .

Leave a Reply